5 Scary Ghosts Bugis Makassar | Jenis Hantu

Mystical world is something very interesting to discuss. This time I will discuss about the 5 types of famous ghosts in South Sulawesi. Here are 5 types of ghosts are very famous among the Bugis – Makassar, version of The Heaven of South Sulawesi

1. Parakang
This Ghost is actually derived from the human. Because they want to get a rich quickly, they learn a black magic. The man who transformed himself into parakang can resemble animals. The Type of this ghost is happy to suck Pello (colon), particularly children and mothers who are giving birth. The man who attacked this ghost will suffer abdominal pain, bleeding during bowel movements, and the fatal result is death. The sighting of this ghost is like a dog with three legs, a dog without a tail, lipsticked goose, pork, white horse, chickens and other animals. If the person who becomes parakang will die, they will be very difficult until their last breath until one of his generation accepted the black magic.

2. Poppo
This one creature, as well Parakang is actually an ordinary person who learn black magic. Poppo was described as being that able to fly and usually stopped in roofing houses. Before becoming Poppo, the person will leave his guts on Rakkeang (granary) by using their black magic. Poppo also loved children especially newborns to suck the contents of his stomach. Poppo can be recognized by its distinctive sound. When it comes, Poppo often say like Pok… Pok ... Pok. Beside children, Poppo is often licking plants citizens. The Fruits that licked, the inside will turn rotten, although the outer skin looks fresh.

3. Cambeu
This Ghost is illustrated with a height of about 30 cm and has an extremely long hair covering its body. This hair is used to tickle their prey to death. According to the story, Cambeu was from babies abandoned by his mother. Cambeu usually stay in the bamboo shade. These creatures are often uttered Beu ... beu ... beu that signifies his presence. To move, They will roll the body on the ground.

4. Asu Panting
Asu Panting is a kind of wolf ghost in Bugis version. This ghost has the ability to run very fast. Two front legs shorter than the hind legs. As with wolves, This ghost will howl at night long. These creatures have fur that is always falling. They are extremely delicate and can not be seen with the naked eye. People who will be stepping fur leg swelling. And The worse impact is he will have a paralysis.

5. Longga
Longga or some people called Dongga was haunted by the shadow of the black body form and height. According to the story, They can be as tall as coconut trees. Type of this ghost likes to kidnap and hide a small child. Children are usually placed masked amidst banana trees. There is even around the house, but no one can see it. It is said that the story, the hidden ghost type, it will be given food in the form of cow dung, worms, millipedes, and the like. But for those who hide it, will see it as the food was raced. People who hide are usually to be found after 3 days with an already thin body condition.

1. Parakang
Hantu ini sebenarnya berasal dari manusia biasa. Karena ingin mendapatkan kekayaan yang cepat, mereka belajar ilmu hitam. Orang yang menjadi parakang dapat merubah wujudnya menyerupai binatang. Jenis hantu ini senang mengisap Pello (usus) khususnya anak-anak dan ibu-ibu yang sedang melahirkan. Orang yang diserang makhluk ini akan menderita sakit perut, keluar darah pada saat buang air, dan akibat fatalnya adalah kematian. Jenis penampakan dari hantu ini adalah anjing dengan tiga kaki, anjing tanpa ekor, angsa bergincu, babi, kuda putih, ayam dan binatang lainnya. Jika orang yang menjelma menjadi parakang akan meninggal, biasanya mereka akan sangat sulit menghembuskan nafas terakhirnya sampai ada dari keturunannya mau menerima ilmu parakang tersebut.

2. Poppo
Makhluk yang satu ini, sama seperti parakang juga sebenarnya adalah manusia biasa yang mempelajari ilmu hitam. Poppo digambarkan sebagai makhluk yang bisa terbang dan sering singgah di atap rumah penduduk. Sebelum menjadi poppo, orang tersebut akan meninggalkan isi perutnya di Rakkeang (lumbung padi) dengan menggunakan ilmunya. Poppo juga menyukai anak kecil khususnya anak yang baru lahir untuk diisap isi perutnya. Poppo dapat dikenali dengan suara khasnya. Ketika datang Poppo sering mengucapkan Pok… Pok… Pok. Selain anak-anak, poppo juga sering menjilati tanaman warga. Buah-buahan yang dijilati tersebut didalamnya akan beruba busuk meski kulit luarnya terlihat segar.

3. Cambeu
Hantu ini digambarkan dengan tinggi sekitar 30 cm dan memilki rambut yang sangat panjang yang menyelubungi tubuhnya. Rambut ini digunakan untuk menggelitik mangsanya hingga meninggal. Menurut cerita, cambeu berasal dari bayi yang dibuang oleh ibunya. Cambeu biasanya tinggal di antara bambu yang rindang. Makhluk ini sering mengucapkan kata Beu…beu…beu yang menandakan akan kehadirannya. Untuk berpindah tempat, jenis hantu ini akan menggelindingkan badannya.

4. Asu Panting
Asu panting adalah jenis hantu serigala versi bugis. Hantu ini memiliki kemampuan lari yang sangat cepat. Dua kaki depannya lebih pendek dari kaki belakangnya. Sama halnya dengan srigala, hantu ini akan melolong panjang pada malam hari. Makhluk ini memiliki bulu yang selalu berguguran. Bulu tersebut sangat halus dan tidak dapat dilihat dengan mata biasa. Orang yang menginjak bulu tersebut akan kaki bengkak. Dan yang lebih parah adalah akan mengalami kelumpuhan.

5. Longga
Longga atau ada juga yang menyebutnya Dongga adalah hantu dengan tubuh hitam berbentuk bayangan dan tinggi. Menurut cerita, tingginya bisa setinggi pohon kelapa. Jenis hantu ini suka menculik dan menyembunyikan anak kecil. Anak yang disembuyikan tersebut biasanya ditempatkan di tengah-tengah pohon pisang. Bahkan ada yang di sekitar rumah, akan tetapi tidak ada yang dapat melihatnya. Konon ceritanya, orang yang disembunyikan jenis hantu ini, akan diberi makanan berupa kotoran sapi, cacing, kaki seribu, dan sejenisnya. Akan tetapi bagi mereka yang disembunyikan tersebut, akan melihatnya sebagai makanan yang sangat lesat. Orang yang disembunyikan biasanya akan ditemukan setelah masa 3 hari dengan kondisi badan yang sudah kurus.

2 Submit your comment here:

I hope I don't get to meet the Cambeu. I don't want to be tickled to death!:)

Balas

LOL... of course not. they're only found in my place. not anywhere

Balas

Copyright © 2010. The Heaven of South Sulawesi - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib, Proudly powered by Blogger