Manusia dalam Konsep Budaya Siri Sulawesi Selatan

Click Here: English Version

Siri adalah pandangan hidup (Lebensanschauung) yang mengandung etik dan membedakan antara manusia dengan binatang dengan adanya harga diri dan kehormatan yang melekat pada dirinya. Siri mengajarkan tentang  moralitas kesusilaan baik berupa anjuran maupun larangan, hak dan kewajiban yang melekat pada manusia untuk mempertahankan harga diri dan kehormatan tersebut.

Siri merupakan suatu hasil dari proses pembelajaran kaidah yang diterima dan berlaku dalam masyarakat. Selama bertahun-tahun siri diterapkan dalam masyarakat dan menjadi budaya khas Sulawesi Selatan. Siri sangat erat kaitannya dengan persaan malu, suatu perasaan yang timbul dari akibat adanya penyelewengan terhadap harga diri dan kehormatan.

Sehubungan dengan konteks siri tersebut di atas, terdapat empat macam jenis manusia dalam konsep budaya siri di Sulawesi Selatan, yaitu:

1. To Masiri' (To Engka Siri'na)
To Masiri, adalah orang yang memiliki perasaan malu. Orang yang yang dalam setiap langkah dan tindakannya selalu mempertimbangkan akan adanya perasaan malu. Malu dalam konteks ini adalah malu untuk melakukan suatu tindakan yang tidak sesuai dengan norma-norma dan aturan yang ada. Orang yang memiliki sifat seperti ini adalah orang yang sangat cocok untuk menjadi seorang pemimpin. 

2. To Sitengnga-tengnga Siri'na
To sigengnga-tengnga siri'na, adalah orang yang memiliki perasaan malu berimbang dengan perasaan tidak malu. Orang yang seperti ini cenderung plin plan atau tidak tepat pendiriannya. 

3. To Makurang Siri'
To makurang siri', adalah orang yang kurang memiliki perasaan malu. Orang yang termasuk dalam kelompok ini cenderung mementingkan otot dari pada otak. Namun dalam kondisi tertentu, to makurang siri' kadang memiliki perasaan malu juga. tetapi unsur malu tersebut dalam kadar yang sangat rendah.

4. To De'gaga Siri'na
To de'gaga siri'na, adalah yang sama sekali tidak memiliki perasaaan malu. Segala langkah dan perbuatannya tidak mempertimbangkan aspek resiko. To De'gaga Siri'na melakukan segala tingkah lakunya tanpa memperhatikan aspek norma dan aturan yang berlaku dalam masyarakat. Sifat mudah emosi menjadi sifat dasar yang dimilikinya. 

Ke-empat prototype manusia tersebut dalam budaya siri Bugis-Makassar di Sulawesi Selatan menggambarkan kondisi kehidupan sosial kemasyarakatan Sulawesi Selatan.

(Brur AA, Makassar, November 2012)

Copyright © 2010. The Heaven of South Sulawesi - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib, Proudly powered by Blogger